Now Reading
Menantu Bos MNC Group Bukan Orang Sembarangan Intip Sosok Suami Angela Tanoesoedibjo Jarang Disorot

Menantu Bos MNC Group Bukan Orang Sembarangan Intip Sosok Suami Angela Tanoesoedibjo Jarang Disorot

Avatar

Putri Ketua Umum Partai Perindo, Angela Tanoesodibjo digadang gadang bakal menjadi menteri di Kabinet Indonesia Maju. Hal tersebut mencuat lantaran kehadiran putri sulung bos MNC Group itu di Istana Negara jelang pengumuman wakil menteri kabinet Jokowi Maruf Amin. Angela Herliani Tanoesodibjo terlihat mengenakan baju kemeja putih lengan panjang dan celana warna hitam.

Ia tiba di Istana Negara pukul 08.50 WIB dan bergegas masuk ke Istana Negara menyusul tokoh lainnya. Sosok perempuan berusia 32 tahun itu diprediksi akan menjadi wakil menteri. Rekam jejak Angela Hary Tanoesoedibjo memang tak bisa diremehkan.

Putri bos MNC Group itu merupakan lulusan luar negeri dari University of New South Wales, Sydney, Australia. Angela mengawali karier di MNC Group sebagai staf keuangan. Delapan tahun berkarier, wanita yang telah memiliki dua anak ini kemudian menjadi penerus dinasti keluarga Hary Tanoesoedibjo.

Terlepas dari jejak Angela yang mentereng dan belatarbelakang pengusaha tajir, tak sedikit yang penasaran akan sosok suaminya. Memang, sosok suami Angela Tanoesoedibjo, menantu Hary Tanoesoedijbo itu jarang tersorot media. Dalam setiap kesempatan pun, Angela Tanoesoedibjo kerap tampil seorang diri.

Saat menghadiri berbagai acara, dia juga kerap tak ditemani suaminya. Lantas, siapa sebenarnya suami dari Angela Tanoesoedibjo? Putri pertama Liliana Tanoesoedibjo itu menikah dengan seorang pengusaha, Michael Dharmajaya pada tahun 2012.

Keduanya menikah di kapel Uluwatu, Bali dan disiarkan langsung oleh stasiun televisi milik Hary Tanoeseodibjo. Dikutip dari MNC Land, Michael Dharmajaya menjabat sebagai direktur di sejumlah perusahaan besar di Indonesia. Sebut saja PT Nusadua Graha International, PT Lido Sarana Prima dan MNC Land Tbk.

Selain punya posisi di tiga perusahaan tersebut, Michael Dharmajaya juga menjabat sebagai direktur di delapan perusahaan lainnya. Latar belakang menantu Hary dan Liliana ini pun tak main main, ia merupakan lulusan dari Ohio State University, Amerika Serikat dan lulus dengan predikat cum laude . Lelaki berumur 32 tahun ini mengawali kariernya di UBS Wealth Management Research di Singapura sebagai analis ekonomi makro.

Kariernya pun kian meroket semenjak menikah dengan Angela Tanoesoedibjo. Dari pernikahan Angela dan Michael, mereka dikaruniai dua anak yang lucu lucu, satu laki laki dan satu perempuan. Mengimbangi karier cemerlang sang suami, Angela sendiri diketahui menjabat sebagai kepala editor dari majalah High End dan High Teen Magazine yang masuk dalam bisnis media iklan Tanoesoedibjo.

Keduanya adalahWakil Ketua MUI yang juga politikus PPP Zainut Tauhid Saadi. Nama lain yang mencuat sebagai calon wakil menteri adalahAngela Hary Tanoesoedibjo, putri dari Ketua Umum Partai Nasdem Harry Tanoe, Sejak beberapa waktu lalu nama Angela sudah santer beredar disebut sebagai calon menteri atau wakil menteri.

Ketua Umum Projo Budi Arie Setiadi juga dikabarkan akan jadi wakil menteri. Bahkan Budi Arie akan menyambangi Istana Negara pagi ini, Jumat (25/10/2019). "Pagi ini saya dipanggil Presiden Jokowi ke Istana. Terkait soal apa, saya juga belum tahu," kata Budi Arie saat dikonfirmasi.

Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko menyebut jumlah wakil menteri yang akan mengisi kabinet sudah ditetapkan. Begitu juga kementerian yang akan mendapatkan jatah wamen sudah diputuskan. Namun, masih ada kalkulasi terkait nama nama yang akan dipilih sebagai wakil menteri.

"Lagi dibicarakan tadi, lagi dihitung hitung bukan jumlahnya, tapi menghitung asalnya darimana, untuk buat keseimbangan, masih dibicarakan," kata Moeldoko. Ia pun mengakui jatah wakil menteri ini untuk menampung kelompok kelompok pendukung Jokowi Ma'ruf pada pilpres 2019 yang belum terwadahi. "Menjaga keseimbangan, ini kan ada (kelompok) sini kurang terwadahi, ini kurang terwadahi, harus ada," kata dia.

See Also

Meski demikian, Menteri Sekretaris Negara Pratikno menjamin bahwa kursi wakil menteri nantinya tidak akan sebanyak pada era Presiden keenam Susilo Bambang Yudhoyono. "Kita sedikit. Jaman Pak SBY dulu kan sampai 18 (Wamen)," kata Pratikno Jika menilik ke susunan menteri dan pejabat setingkat menteri dalam Kabinet Indonesia Maju, memang ada sejumlah kelompok pendukung yang belum mendapatkan jatah.

Kalangan Nahdlatul Ulama misalnya, sudah menyuarakan protes karena merasa tak ada perwakilannya di kabinet. Sementara itu, dari partai politik, yang masuk ke kabinet saat ini hanya ada parpol pemilik kursi di DPR. Padahal, ada lima parpol pendukung Jokowi Ma'ruf yang tak lolos ke Senayan, yakni Partai Hanura, Partai Perindo, Partai Solidaritas Indonesia, Partai Bulan Bintang, dan Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia.

Bahkan, Partai Persatuan Pembangunan yang sudah mendapat jatah satu menteri belum puas. Meski mengaku bersyukur, Sekjen PPP Arsul Sani tak ragu untuk meminta jatah kursi wakil menteri kepada Jokowi. Arsul mengatakan, partainya punya kader yang cocok dan mumpuni untuk duduk di kursi tersebut.

"Paling paling kalau teman teman di PPP kemudian ingin, wah kok cuma dapet satu (kursi), ya saya bilang kita mohon lagilah. Minta lagi sama Pak Jokowi kalau ada posisi wamen ya dibagi juga," ujar Arsul. Jika boleh berharap, PPP ingin mendapat kursi wakil menteri agama. Pada kabinet kerja lalu, kursi menteri agama memang diisi oleh Lukman Hakim Saifuddin, kader dari partai berlambang ka'bah itu. Namun, di kabinet saat ini Jokowi justru memilih Purnawirawan Jenderal TNI Fachrul Razi sebagai menteri agama.

"Barangkali kalau Pak Jokowi berbaik hati nanti diberi wakil menteri agama kalau memang ada wakil menteri dan di situ juga ada ya kita berterima kasih," ucap Arsul.

View Comments (0)

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Terradorap.com © Copyright 2019 - All Rights Reserved. Nikmati Hari dengan Informasi Terbaru.
Scroll To Top