Now Reading
Semua Akan Kita Review Jokowi Minta Anggaran Alutsista Jangan Hanya Berorientasi Proyek Prabowo

Semua Akan Kita Review Jokowi Minta Anggaran Alutsista Jangan Hanya Berorientasi Proyek Prabowo

Avatar

Presiden Jokowi dan sejumlah menteri terkait menggelar rapat terbatas terkait alutsista, pengembangan industri alat pertahanan di dalam negeri yang digelar di Kantor Presiden, Jakarta, pada Jumat (22/11/2019). Presiden meminta BUMN dan swasta dilibatkan dalam penyusunan anggaran untuk mencegah kebocoran anggaran. Menhan Prabowo diminta untuk tegas menyisir anggaran yang orientasinya hanya proyek proyek.

Menyambut apa yang disampaikan Jokowi dalam ratas, Prabowo pastikan bahwa tidak ada kebocoran anggaran dan akan mereview seluruh proyek yang ada dalam anggaran Kementrian Pertahanan. "Semua proyek semua pengadaan kita review, kita cek lagi harga, kita cek lagi teknologinya tepat atau tidak," ujar Prabowo, dilansir dari kanal Youtube KompasTV, Sabtu (23/11/2019). Lanjut Jokowi membahas kebijakan pengadaan melalui alat utama sistem senjata (alutsista) untukIndonesiaharus mampu menjadi sebuah kekuatan regional yang baik dan disegani sehingga dapat menjaga kedaulatan wilayahnya

PresidenJokowimenginginkan hal tersebut dapat diwujudkan dengan memperkuat alat utama sistem persenjataan (alutsista) yang modern dengan perkembangan teknologi, dan yang paling penting harus dapat memperkuat industri pertahanan di dalam negeri. "Negara harus mampu menjadi sebuah kekuatan regional yang baik dan disegani di kawasan Asia Timur. Karena itu kita perlu penguatan pertahanan kita dengan alutsista yang modern, yang bersandar pada kemampuan industri alat pertahanan di dalam negeri," ujarJokowi, dilansir dari kanal Youtube Sekretariat Presiden, Jumat (22/11/2019). Terkait hal tersebut Jokowi menekankan bahwa langkah utama yang harus dilakukan oleh jajarannya dengan membuat rencana dan peta jalan yang jelas mengenai pengembangan industri alat pertahanan di dalam negeri.

Denganmelibatkan BUMN maupun pihak swastamengenai peta jalan tersebut harus dapat menghubungkan industri alat pertahanan mulai dari hulu hingga hilir. "Roadmap nya harus jelas dalam pengembangan industri alat pertahanan di dalam negeri mulai dari hulu sampai hilir dengan melibatkan baik BUMN maupun swasta sehingga kita bisa mengurangi ketergantungan pada impor alutsista dari luar negeri," ucapnya. Ia jugameminta akan adanya kepastian alih teknologi kepada bangsa Indonesia adapun yang berkaitan dengan pengadaan alutsista dari negara lain dan bentuk kerja sama pertahanan dengan negara negara lainnya.

See Also

Pada akhirnya dapat meningkatkan daya saing dengan industri pertahanan di negara negara lainnya dan industri pertahanan nasional akan semakin memiliki pengetahuan untuk memproduksi alutsista serupa. "Kita harus memastikan bahwa SDM industri pertahanan kita betul betul diperkuat dan jangan lagi orientasinya adalah penyerapan anggaran, mampu membelanjakan anggaran sebanyak banyaknya, apalagi orientasinya sekadar proyek. Sudah setop yang seperti itu," tutur Presiden. Selain hal tersebut di atas, kebijakan pengadaan alutsista pemerintah juga harus didasarkan pada antisipasi dan perhitungan terhadap perkembangan teknologi persenjataan yang berubah cepat.

"Jangan sampai pengadaan alutsista kita lakukan dengan teknologi yang sudah usang, yang sudah ketinggalan, dan tidak sesuai dengan corak peperangan di masa yang akan datang," pungkasnya.

View Comments (0)

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Terradorap.com © Copyright 2019 - All Rights Reserved. Nikmati Hari dengan Informasi Terbaru.
Scroll To Top