Now Reading
Tetap Persuasif tapi Mengedukasi Masyarakat soal Corona Ridwan Kamil Sebut PSBB jadi Opsi Terakhir

Tetap Persuasif tapi Mengedukasi Masyarakat soal Corona Ridwan Kamil Sebut PSBB jadi Opsi Terakhir

Avatar

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil bicara soal rencana penerapan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) guna menekan angka penyebaran virus corona (Covid 19). Menurut Ridwan Kamil, kebijakan pemerintah yang tengah ia ajukan untuk diberlakukan di Jawa Barat ini merupakan opsi terakhir dalam mengedukasi masyarakat mengenai bahaya Covid 19. Tidak seperti kebijakan social distancing yang berupa imbauan, PSBB ini diklaim akan bersifat mengikat.

Sehingga siapa pun yang melanggar akan dikenai sanksi tertentu. "Dengan PSBB bisa mendenda, menangkap mereka mereka yang bandel dan dianggap membahayakan terhadap kesehatan masyarakat." "Jadi penegakan yang sifatnya denda dan hukuman pidana saya kira menjadi opsi terakhir, kita ingin tetap persuasif tapi mengedukasi masyarakat," kata Ridwan Kamil dikutip dari kanal YouTube Metrotvnews, Kamis (9/4/2020).

Sementara itu, lima wilayah di Jawa Barat yang akan diberlakukan PSBB yakni Kota Bogor, Kabupaten Bogor, Depok, Kota Bekasi, dan Kabupaten Bekasi. Ridwan Kamil menyebut, penerapan PSBB memang cocok diterapkan di daerah daerah yang menurut statistik pendemi corona nya paling tinggi. Gubernur yang akrab disapa Kang Emil ini kemudian menjelaskan, pola PSBB di DKI Jakarta sempat disimulasikan di lima daerah tersebut.

Pemprov pun akan memberikan kebebasan pada masing masing pemerintah daerah untuk menentukan aturan PSBB yang sesuai kebutuhan. "Saya kira kita tidak 100 persen sama, karena dari lima yang kita usulkan, dua di antaranya bersifat kabupaten yang luas." "Sehingga kita akan mempersilakan wali kota/bupati untuk menerjemahkan aturan PSBB dengan skala yang dibutuhkan," paparnya.

Namun, untuk daerah yang berbatasan langsung dengan DKI Jakarta, Ridwan Kamil menyatakan akan menerapakan aturan sama dengan ibu kota. Penerapan PSBB ini nantinya benar benar akan membatasi aktivitas sosial masyarakat. Akan tetapi, ada delapan sektor utama yang masih terus berjalan, di antaranya sektor pangan, logistik, industris strategis, kesehatan, dan jual beli makanan.

Lebih lanjut, mengenai kebutuhan pokok untuk masyarakat, pemerintah berencana akan memberikan bantuan. "Dalam situasi hari ini, kita ada lima bantuan, lima bantuan itu yakni kartu sembako, kartu PKH, kartu Pra Kerja, bantuan sosial dari Presiden Jokowi untuk Jabodetabek, dan bantuan dari provinsi sebesar 500 ribu rupiah," kata Ridwan Kamil. Ia menyatakan, pihaknya saat ini masih berkoordinasi agar bantuan tersalurkan dengan tepat.

See Also

Mantan Wali Kota Bandung ini menjelaskan, pihaknya akan berfokus membantu masyarakat yang masuk kategori orang miskin baru. Yakni mereka yang sebelumnya hidup mandiri tetapi kekurangan penghasilan akibat terdampak Covid 19. Sedangkan untuk masyarakat yang masuk kategori ekonomi menengah ke bawah akan ditangani oleh pemerintah pusat.

Diketahui, Kota Bekasi berencana akan menambah bantuan untuk masyarakat, sehingga total ada enam bantuan. "Per hari ini dari lima kota yang akan PSBB, Kota Bekasi mengindikasikan akan menambahi (bantuan) jadi total ada enam pertolongan," paparnya, masih dikutip dari sumber yang sama.

View Comments (0)

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Terradorap.com © Copyright 2019 - All Rights Reserved. Nikmati Hari dengan Informasi Terbaru.
Scroll To Top